Selasa, 31 Desember 2013

STATEMENT CONTROL


Pagi yang sedikit cerah dan di tahun yang baru ini saya baru sempatposting kembali. karena sudah mulai kangen dengan blog yang saya inggal cukup lama. Hem mengawali awal yang baru say mencoba menjelaskan sedikit tentang Statement Control

Seperti halnya bahasa pemrograman lain,  C++ juga menggunakan statement IF, Statement Switch  dll, untuk  menyatakan pernyataan kondisional (bersyarat). Tapi dalam postingan kali ini hanya akan membahas tentang Statement IF, IF dan Else, serta IF ,Else if dan Else

A. Sekarang kita awali dengan IF, Sintaks sederhana IF adalah :

if (kondisi)
statement;

Statement pada sintaks di atas akan dilakukan jika kondisinya bernilai TRUE(tidak sama dengan nol).

Contoh sederhana penggunaan IF adalah untuk menentukan boleh tidaknya seseorang melihat film bioskop. Seseorang diperbolehkan menonton jika usianya 17 tahun ke atas. 
Berikut ini program C++ nya:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int usia;
cout << "Berapa usia Anda : ";
cin >> usia;
if (usia < 17)
cout << "Anda tidak boleh menonton bioskop";
getch();
}

B. Sekarang kita coba memahami tentang IF dan Else.

 Statement IF juga dapat ditambahkan ELSE sebagai konsekuensi alternatif jika kondisi tidak dipenuhi (FALSE). Sintaksnya:

if (kondisi_1)
{
statement1;
} else {
statement2;
}

Pada sintaks diatas  statement1 akan dijalankan jika kondisi_1 bernilai TRUE, namun jika kondisi bernilai FALSE maka statement2 akan dijalankan.

Selain itu, IF juga dapat berbentuk seperti di bawah ini.

if (kondisi_1) {
statement_1;
} else if (kondisi_2) {
statement_2;
} else if (kondisi_3) {
statement_3;
.
.
} else {
statement_n;
}

Contoh programnya sebagai berikut :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main()
{
int usia;
cout << "Berapa usia Anda : ";
cin >> usia;
if (usia < 17){
cout << "Anda tidak boleh menonton bioskop";
}
else{
cout<<" Anda boleh menonton bioskop";
}
getch();
}

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar anda...